Cari...


Tampilkan postingan dengan label Olah Data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olah Data. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Juni 2010

Benarkah Bahwa Perbedaan Memilih Strategi Bisnis Akan Membedakan Kesuksesan??? Coba Buktikan???

Sering kali kita ingin mengetahui,”apakah suatu perbedaan perlakuan dapat membuahkan hasil yang berbeda?”. Sebagai contoh satu perusahaan menerapkan strategi prospector, lalu perusahaan lainnya menerapkan streategi analizer. Maka akan muncul pertanyaan,”apakah perusahaan yang menerapkan strategi prospector akan lebih sukses dibandingkan perusahaan yang menarapkan strategi analizer, defender atau reaktor?”. Untuk menjawab pertanyaan itu secara empiris adalah dengan melakukan anĂ¡lisis peluang pencapaian kesuksesan ditinjau berdasarkan penerapan macam-macam strategi tersebut. Salah satu cara tentunya dengan memanfaatkan STATISTIKA.
Dan berikut adalah data yang diperoleh melalui survey pada 40 industri di Jakarta Timur dan Bekasi mengenai strategi usaha yang digunakan terdiri dari Prospector, Difender, Analizer dan Reactor. Dan pencapaian kesuksesan diukur berdasarkan indikator-indikator dengan pendekatan secara finansial dan persepsi responden (dalam skala ordinal). Dalam hal ini perusahaan-perusahaan yang di Survey dirahasiakan dengan alasan menjaga kerahasiaan klien-klien saya (penulis). Berikut adalah gambaran komposisi data-data yang dianalisis.

Tabel 1

Selanjutnya dari data tersebut dilakukan penentuan hubungan antara tipe strategi dengan kesuksesan perusahaan. Analisis hubungan ditentukan dengan mengguakan Chi Square, karena data yang digunakan salah satunya adalah data non parametrik. Hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut:

Tabel 2


Pada tabel 2 diketahui bahwa nilai Chi Squarehitung dari pengujian ini adalah 20.712 pada df=24, nilai ini ternyata lebih besar dari Chi Squaretable untuk df = 24 pada tingkat signifikansi 5% yang besarnya 36.415. Dengan demikian Ho diterima dan Ha ditolak atau hipotesis yang menyatakan tidak terdapat perbedaan kesuksesan akibat perbedaan tipe strategi yang digunakan ditolak. Oleh karena itu dapat dinyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan kesuksesan akibat perbedaan penerapan tipe strategi.
Semoga tulisan saya ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkan pencerahan. Dan untuk info lebih lanjut atau bantuan konsultasi dapat menghubungi saya (Mohamad Rojana Hamdan, ST., MM.) di HP: 085881153889 dan CDMA: 021-92798467 atau email ke roy_mgr@yahoo.com.

Minggu, 15 November 2009

TIDAK NORMAL??? “LAKUKAN ALTERNATIF TRANSFORMASI”

(Transformasi Untuk Data Tidak Normal Dengan Mereduksi Osilasi)

Oleh,
Moh. Rojana Hamdan, ST., MM.

Hal ini mungkin bermanfaat untuk para pengambil keputusan dan data analist. Dalam kaitannya dengan kegiatan untuk menggali informasi secara statistik, seringkali data-data yang kita kumpulkan harus diuji agar memenuhi beberapa asumsi seperti uji normalitas data dan asumsi klasik yang terdiri atas uji multikolineraitas, heteroskedastisitas dan autokorelasi. Terkadang data-data tersebut mengalami masalah yang berkaitan dengan uji-uji tersebut, sehingga harus dilakukan transformasi data. Beberapa permasalahan dapat diselesaikan dengan transformasi standar seperti ln, log, arc, kuadratik, dll. Namun juga terkadang transformasi yang ada memiliki kekurangan, misal dengan cara log dan ln tidak memungkinkan untuk data-data negatif sehingga harus dilakukan perombakan mendasar dengan menggeser kontanta agar di atas sumbu nol. Pada akhirnya akan merepotkan ketika melakukan intrepretasi hasil.
Ada cara alternatif yang relatif mudah dan tidak merubah karateristik data, yaitu dengan konsep reduksi osilasi penyimpangan residual. Konsep ini dapat diilustrasikan sebagai berikut: misalkan kita akan melakukan analisis terhadap dari 4 perusahaan otomotif (dikodekan A, B, C dan D) dengan variabel variabel seperti KAP (Kantor Akuntan Publik) yang terbagi atas big 4 (dikodekan 1) dan non big 4 (dikodekan 0), lalu data indeks pengungkapan kecurangan (IP) dan initial return saham perusahaan (IR) di lantai bursa. Pergerakan data diamati selama 5 tahun untuk masing-masing perusahaan, seperti pada table di bawah ini.





















Dibuat dalam bentuk grafik akan terlihat sebagai berikut:















Lalu dilakukan uji normalitas data yang hasilnya seperti tabel di bawah ini.

Dari keempat data tersebut ternyata semuanya dinyatakan tidak berdistribusi normal karena nilai sig lebih kecil dari 0.05.




























Dari tiap-tiap gambar terdapat fluktuasi (osilasi) data yang ekstrim terhadap nilai normalnya, fluktuasi tersebut mengakibatkan data tidak berdistribusi normal. Agar dpat diperoleh data yang berdistribusi normal dilakukan transformasi dengan membuat penyimpangan antara nilai aktual dengan nilai normal (unstandardized) lebih sempit. Pada data di atas dilakukan reduksi penyimpangan sebesar 80% untuk KAP dan 50% untuk IR serta IP. Pada akhirnya diperoleh nilai transformasi yang berdistribusi normal namun masih memliki karakter yang sama dengan data aktualnyanya. Berikut adalah nilai hasil transformasi yang didapat.



















Transformasi seperti ini efektif untuk data-data yang memiliki nilai negative yang tidak mungkin dilakukan dengan log maupun lognormal. Juga masih lebih baik dibandingkan dengan transformasi kuadratik. Selanjutnya dilakukan kembali uji normalitas data dan diperoleh hasil sebagai berikut.









Setelah dilakukan pengujian kembali terhadap keempat data hasil transformasi tersebut ternyata semuanya dinyatakan berdistribusi normal karena nilai sig.> 0.05 (untuk semua data), sehingga data sudah layak untuk pengujian selanjutnya uji asumsi klasik, regresi dan uji hipotesis.

Catatan:

Penulis adalah seorang konsultan di BS Consulting yang sangat familiar dan berpengalaman dalam hal statistika industri, ekonometrika dan manajemen keuangan. Disamping itu sudah beberapa kali sukses menangani project-project yang berkaitan dengan kinerja perusahaan, manajemen SDM, Strategic, Produksi serta Keuangan & Investasi. Juga tercatat pernah menangani sejumlah survey kepuasan karyawan dan pelanggan.

Beberapa proyek yang pernah ditangani penulis antara lain:
1. Analisis Kelayakan Proyek Restaging Generator Untuk Pertamina Cilamaya.
2. Analisis Kelayakan Operasi Bank-Bank Go Public Dengan Metode Diskriminan.
3. Aplikasi BSC Pada Asuransi BAJ.
4. Optimalisasi Portofolio Dana Pensiun PT. Angkasa Pura II.
5. Survey Kepuasan Karyawan di PT. ABI thn 2008.
6. Survey Kepuasan Karyawan di PT. ABI thn 2009.
7. Analisis Kepuasan Karyawan di Pelindo II dan III.
8. Feasibility Study Proyek PT. Indosat Dalam Pengadaan Bangunan Di DIY.
9. Analisis Strategi Distribusi di Jamu Puspo.

Recent Viewers